Diatas adalah logo dari Vodafone, yang merupakan perusahaan telekomunikasi asalBritania Raya yang bermarkas di Newbury, Berkshire. Perusahaan ini mempunyai kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan di 27 negara dan merupakan perusahaan telekomunikasi bergerak terbesar di dunia. Enam pasar terbesarnya adalah Britania Raya, Jerman,Amerika Serikat (kerja sama dengan Verizon Wireless), Italia, Spanyol, dan Turki. Didirikan pada tahun 1983 sebagai bagian dari Racal Electronics, perusahaan ini mulai menggunakan nama Vodafone pada tahun 1985 dan berpisah dari Racal Electronics untuk membentuk Grup Vodafone pada tahun 1991.

Pada tahun 2006, melalui penandatanganan kerjasama dengan Telekom Malaysia, Vodafone masuk ke Indonesia sebagai partner dari PT. Excelcomindo Pratama, Tbk (XL) – Sumber : http://id.wikipedia.org-

Jika kita perhatikan lebih seksama, didalam symbol atau logo diatas, terdapat 3 angka 6 (666). Cek logo dibawah ini :

666 adalah angka AlKitab untuk binatang buas dalam Kitab Wahyu. Hal ini terkait dengan Iblis atau Antikristus. Orang yang mengetahui tentang numerologi okultisme paham bahwa 666 mengacu kepada orang yang material, yang didorong oleh dorongan nafsu. Karena itu ia sama dengan binatang dan berakibat munculnya musuh yang buruk. Apapun arti yang orang atributkan ke triple 6, selalu bermakna negatif.Mereka yang bekerja di Vodafone sangat suka menggunakannya pada seluruh iklan mereka:

Fakta lain yang menarik lainnya yaitu kemiripan luar biasa dari logo Vodafone dengan salah satu lambang KKK atau Klu Klux Klan, salah satu organisasi rahasia di Amerika Serikat.
Dari Wikipedia:
Ku Klux Klan (KKK) dikenal juga sebagai ‘The Klan’ adalah sebuah kelompok rasis ekstrim di Amerika Serikat (AS), berdiri pada tanggal 24 Desember 1865.Kelompok ini berkeyakinan bahwa ras kulit putih adalah ras yang terbaik. Mereka mendirikan organisasi tersebut dengan maksud untuk berjuang memberantas kaum kulit hitam dan minoritas di AS seperti Yahudi, Asia dan Katolik Roma. Meskipun kelompok Ku Klux Klan empat tahun setelah berdirinya diumumkan pemerintah AS sebagai organisasi illegal, namun masih tetap menjalankan aksi pembunuhannya terhadap warga kulit hitam. Bahkan, kelompok ini juga menyerang warga kulit putih yang dianggap sebagai pelindung kulit hitam. Aksi Ku Klux Klan memuncak pada dasawarsa 1950-1960-an yang akhirnya memunculkan kelompok perlawanan dari kalangan kulit hitam Amerika dan tokoh tokoh yang menyerukan persamaan hak dan anti rasisme seperti Malcolm X dan Martin Luther King.

Namun demikian, hingga kini pemerintah AS dianggap belum pernah melakukan usaha serius untuk memberantas kelompok yang dikatagorikan berbahaya ini.