Miris dan marah waktu gw baca berita ini..Semoga Allah selalu memberikan kekuatan dan kesabaran kepada Ustad Ba’asyir agar bisa melewati cobaan ini. Semoga Allah menurunkan laknat kepada orang-orang yang dzolim ke pada Islam dan ummat Nabi Muhammad Solallahu ‘alaihi wasallam…

Jaksa penuntut umum menuntut pimpinan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Abu Bakar Ba’asyir dengan hukuman berat. Seumur hidup.

JPU mengatakan, Baasyir dianggap telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal penyediaan dana pelatihan militer di Aceh.

”Unsur tersebut ditujukan untuk melakukan tindak pidana terorisme,” kata jaksa dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin 9 Mei 2011. ”Sudah sepantasnya terdakwa menerima hukuman setimpal-timpalnya.”

Unsur-unsur yang memberatkan Ba’asyir adalah dia dianggap tidak mendukung upaya pemerintah dalam menumpas terorisme, terdakwa menggerakan umat melanggar hukum, tidak konsisten dalam memberikan keterangan, dan sudah pernah dihukum. Ba’asyir juga tidak pernah menyesali perbuatannya. Sementara faktor yang meringankan adalah soal usia lanjut sang ustad.

Menurut jaksa, Ba’asyir juga menyebarkan paham yang dapat memicu tindak kekerasan atau aliran radikal. ”Islam wajib berkuasa, bukan dikuasai, daulat atau kilafah islamiah adalah unsur pokok dalam Islam,” lanjut jaksa menirukan ajaran Ba’asyir.

Sidang sendiri berlangsung sekitar tiga jam lebih, yaitu dimulai dari pukul pukul 10.5 WIB sampai dengan pukul 13.10 WIB. Usai sidang, Ba’asyir segera digelandang ke mobil oleh polisi dengan nomor polisi B 7659 QK.

Atas tuntutan tersebut, Ba’asyir dan tim kuasa hukumnya akan menyampaikan pembelaan pada tanggal 25 Mei 2011 mendatang.

Sementara itu, pendukung Ba’asyir yang turut menghadiri sidang meneriakkan takbir berkali-kali begitu jaksa menyampaikan tuntutan. Bahkan, diantara mereka ada yang meneriaki majelis sidang dengan kaliman dzolim. Hakim pun memerintahkan untuk mengusir mereka. ”Tolong hormati sidang,” ujar ketua majelis hakim.