Lanjutan dari Bag.6

JIHAD FII SABILILLAH ADALAH SYAREAT PENTING UNTUK MELINDUNGI ISLAM DAN KAUM MUSLIMIN

Ketahuilah wahai para pejabat yang beriman kepada laa ilaaha illallah, bahwa tanpa jihad Islam dan ummat Islam akan menjadi lemah diinjak-injak orang kafir. Sesungguhnya pembantaian, pengusiran dan penghinaan yang terjadi terhadap kaum muslimin di mana-mana salah satu sebab utamanya karena mereka meninggalkan jihad Karena mengutamakan kehidupan dunia.
Rasulullah bersabda:
“Apabila kalian saling berjual beli dengan sistem inah, kalian mengambil ekor-ekor sapi, kalian senang dengan cocok tanam dan kalian meninggalkan jihad, Allah akan timpakan kehinaan kepada kalian. Dia tidak akan mencabutnya dari kalian sampai kalian kembali kepada agama kalian (HR. Abu Dawud).

Oleh karena pentingnya fungsi jihad, maka Allah l mewajibkan dan memerintahkan nabi agar mengobarkan semangat jihad dikalangan orang-orang beriman.

Allah l berfirman :
Diwajibkan atas kamu berperang, Padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Q.S Al-Baqarah : 216)

Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu sendiri. Kobarkanlah semangat Para mukmin (untuk berperang). Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu. Allah Amat besar kekuatan dan Amat keras siksaan(Nya). (Q.S An-Nisaa’ : 84)

Hai Nabi, Kobarkanlah semangat Para mukmin untuk berperang. jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti. (Q.S Al-Anfaal : 65)

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (Q.S Ash-Shof : 10-11).

Dan Allah mengancam muslim yang tidak mau berjihad padahal ada kemampuan. Firmannya :

Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Q.S At Taubah : 39)

Maka setiap muslim wajib menjadi mujahid untuk membela Islam dan kaum muslimin. Maka orang yang mengaku beriman, tetapi tidak bersedia untuk berjihad, padahal ada kemampuan maka dia bukan mukmin haqqon (mukmin yang benar).

Allah l berfirman :
Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama Dia, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. dan mereka Itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung. Allah telah menyediakan bagi mereka syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. (Q.S At-Taubah : 88-89)

Firmannya Lagi :
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk tidak ikut berjihad dengan harta dan diri mereka. dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari Kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keraguannya. (Q.S At-Taubah : 44-45)

Firmannya lagi :
Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka Itulah orang-orang yang benar-benar beriman. mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia. (Q.S Al-Anfaal : 74).

Para sahabat nabi adalah muslimun yang kuat semangat jihad mereka. Mereka menegaskan dalam pernyataan mereka : “Kamilah yang membaiat Muhammad n untuk selalu berjihad selama hayat di kandung badan”.
Maka Islam dan kaum muslimin hidupnya mulia pada zaman nabi dan para sahabat, orang kafir tidak ada yang berani mengganggu. Maka kunci kejayaan Islam dan kaum muslimin ialah : terwujudnya khilafah/daulah Islamiyah dan hidupnya semangat jihad dikalangan kaum muslimin.

Kunci kejayaan Islam dan kaum muslimin ini diketahui oleh musuh Allah (zionis), maka mereka berusaha  keras memberantas dua hal ini dengan isu : perang melawan teroris agar orang Islam yang tidak mengerti bisa dikelabuhi sehingga membantu mereka mematikan semangat jihad dan perjuangan menegakkan daulah Islamiyyah/Khilafah. Wahai para pejabat yang beriman kepada laa ilaaha illallah anda sekalian termasuk yang berhasil di kelabuhi sehingga ikut memerangi mujahid dan cita-cita tegaknya khilafah dan daulah Islamiyah, terutama densus 88 dan BNPT. Bahkan BNPT yang dipimpin oleh Drs. Ansyad Mbai menghina bahwa khilafah Islamiyah/Daulah Islamiyah dan syareat Islam merupakan tujuan cita-cita terorisme. Maka bertaubatlah, sebelum kematian menjeput anda, hentikan memerangi mujahidin dan menghalangi tegaknya khilafah/daulah Islam, ini berarti melawan Allah dan Rosulnya maka pasti kalah, Mujahidin dan Islam pasti menang, mari sama-sama kita tunggu.

Allah Berfirman :
Sesungguhnya orang-orang yang menetang Allah dan RasulNya, mereka Termasuk orang-orang yang sangat hina. Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa.(Al Mujadilah : 20-21)

Maka bergabunglah dengan mujahidin bila anda sekalian bersedia berjihad anda sekalian akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan menang di dunia atau bahagia di akherat yakni mati syahid tapi bila anda memerangi mujahidin anda akan di adzab menang di dunia juga kedzaliman di akherat lebih mengerikan adzabnya.

Allah Berfirman :
Katakanlah: “tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi Kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan. dan Kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. sebab itu tunggulah, Sesungguhnya Kami menunggu-nunggu bersamamu.”(At Taubah:52)

Semoga Allah berkenan memberi petunjuk kepada anda sekalian dan menolong untuk bertaubat sehingga anda sekalian selamat di akherat nanti. Amin.

Lanjut Bag.8