Lanjutan dari Bag.5

KHILAFAH DAN DAULAH ISLAMIYAH  SYARAT KESELAMATAN TAUHID

Tauhid akan selalu di hantam fitnah bila orang yang bertauhid tinggal di Negara kafir musyrik, maka para ulama’ ahli sunnah mengharamkan orang Islam tinggal di negeri kafir, karena tauhid dan imannya akan terkena fitnah terus menerus, ia wajib hijrah ke negeri  Islam, kecuali untuk dakwah di negeri kafir. Keterangan ulama’ ini berdasar firman Allah :
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan Malaikat dalam Keadaan Menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) Malaikat bertanya : “Dalam Keadaan bagaimana kamu ini?”. mereka menjawab: “Adalah Kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para Malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. (Q.S An-Nisaa’ : 97)

Dalam ayat ini Allah mencela orang Islam yang tidak mau hijrah ke Madinah (negeri Islam) dan rela tinggal di negeri kafir (Makkah waktu masih dikuasai kaum jahiliah) karena pertimbangan dunia. Dalam perang Badar orang-orang Islam yang tidak mau hijrah di paksa oleh penguasa kafir untuk berhimpun dalam pasukan kafir untuk melawan kaum mujahidin di perang Badar akhirnya ia terpaksa berperang di jalan toghut, bukan di jalan Allah.

Allah berfirman :
Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena Sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah. (Q.S An-Nisaa’ : 76).

Diantara mereka ada yang terbunuh. Mereka inilah yang oleh Allah dikatakan diwafatkan oleh malaikat dalam keadaan mendholimi diri mereka karena perang dijalan toghut akhirnya masuk neraka. Maka iman dan tauhid akan selalu difitnah bila orang Islam tinggal di negeri kafir karena negeri kafir dipimpin oleh thogut.

Seperti kita ummat Islam di Indonesia terus menerus kena fitnah, kalau kita berusaha mengamalkan tauhid yang bersih dituduh radikal tidak ada toleransi, kalau kita berusaha berjihad membela Islam dan ummat Islam yang ditindas dituduh teroris. Ajaran Islam yang lurus diganggu di obok-obok di selewengkan dan banyak lagi fitnah-fitnah yang menghantam Islam dan ummat Islam di Negara kafir yang paling menyakitkan hati ada syareat Islam yang dilecehkan dan diobok-obok secara biadab oleh Thogut seperti ibadah I’dad di Aceh di katakan perbuatan terror, muslim yang berjihad di katakan teroris. Maka Islam dan ummat Islam tidak akan hidup aman dan selamat tauhidnya bila tinggal di Negara kafir, baru aman, tentram iman dan tauhidnya selamat bila tinggal di Negara Islam/Khilafah

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik. (Q.S An-Nuur : 55)

Dalam ayat ini diterangkan muslim yang tinggal di bawah kekuasaan Islam/daulah Islamiyah/khilafah, maka ada beberapa segi positifnya,

1) Diinul Islam kedudukannya mantap dan kokoh tidak diobok-obok,
2) Kaum muslimin tentram tidak ada fitnah,
3) Ibadah/tauhidnya bersih dari syirik.

Oleh karena itu khilafah/daulah Islamiyah adalah merupakan syarat pokok keselamatan tauhid, iman dan muslim. Maka berusaha mewujudkan khilafah dan daulah Islamiyah hukumnya wajib, sebaliknya orang yang mengaku muslim tapi menghalangi perjuangan menegakkan khilafah/daulah Islamiyah bisa murtad, karena dengan sikapnya itu berarti dia loyal dengan hukum jahiliah (Negara kafir) dan menentang hukum Allah (khilafah/daulah Islamiyah), karena hukum Allah dapat diamalkan secara sempurna hanya di Negara Islam/khilafah.

Wahai para pajabat yang mengaku muslim anda sekalian juga diwajibkan berjuang menegakkan khilafah/daulah Islamiyah, semua ummat Islam termasuk anda sekalian wajib meluruskan negeri karunia Allah NKRI ini menjadi Negara Islam karena ini tuntutan laa ilaaha illallah yang anda dan semua ummat Islam mengimaninya. Maka berhentilah dari memerangi para mujahid yang gigih berjuang menegakkan daulah Islamiyah/khilafah. Anda dan semua ummat Islam wajib menentang toghut yakni penguasa Negara kafir dan wajib hanya taat kepada Allah, rasulNya dan ulil amri di kalangan orang beriman yakni penguasa daulah Islamiyah.

Ini diperintah oleh Allah dalam firmanNya :
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (Q.S An-Nisaa’ : 59)

Semoga Allah menolong anda sekalian untuk kembali ke sirotol mustaqim (jalan lurus) amin.

Yaa Allah berilah petunjuk kepada semua pejabat yang mengaku muslim karena mereka belum tahu .Dan berilah petunjuk kepada mereka yang kafir sehingga mereka masuk Islam, Amin.

Lanjut Bag.5