Rizka Diputra – Okezone

JAKARTA – Gerakan kelompok Negara Islam Indonesia (NII) dinilai sudah sangat meresahkan. Disamping paham ajarannya yang sesat, kelompok ini kerap mengumpulkan uang dari para anggotanya yang jumlahnya puluhan hingga ratusan juta, yang bahkan bisa membuat targetnya tersebut sampai miskin seketika.

Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan, Pondok Pesantren Al Zaytun yang disebut sebagai bagian dari gerakan NII KW9 adalah NII palsu buatan pemerintah dan dikelola oleh intelijen.

“Gerakan ini memiliki dua tujuan, yakni politik dan ekonomi. Tujuan politiknya adalah menjaga ideologi Pancasila, sedangkan dari segi ekonomi lebih memakmurkan para intelijen yang mengelola itu,” ujar Chaidar dalam perbincangan dengan okezone, di Jakarta, Minggu (1/5/2011) malam.

Chaidar menambahkan, gerakan ini bisa sudah terprogram oleh pemerintah bahkan bisa mengumpulkan dana hingga Rp10 miliar dalam waktu satu bulan dengan jumlah jamaah yang terus menunjukkan peningkatan.

“Umatnya sampai dua ton, dananya mereka itu miliaran disimpan di Bank Century. Saya kira ini konspirasi luas dari pemerintah sejak gerakan ini ada tahun 1992 lalu,” terangnya.

“Solusi yang sejatinya diambil yakni dengan mengintensifkan peranan para tokoh agama dalam memberikan pembekalan ilmu agama Islam yang cukup juga menindak dan menangkap orang-orang NII KW9 ini,” pungkasnya.

Sumber : http://news.okezone.com